Kota Sukabumi di Jawa Barat dikenal sebagai surga kuliner, salah satunya adalah roti bakar. Di antara banyak pelaku usaha, nama Nia Suryani menjadi sorotan. Nia Suryani merupakan pemilik dan pengelola Kedai Roti Bakar Sukabumi yang kini telah berkembang menjadi tempat favorit masyarakat lokal dan wisatawan. Namun, kesuksesan ini tidak diraih dengan instan. Awal mula Nia membuka kedai berasal dari keinginan untuk menghadirkan roti bakar dengan cita rasa yang khas dan berbeda dari yang lain.
Pada tahun 2015, Nia memulai usahanya di sebuah kontrakan kecil di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi. Modal usaha yang terbatas dan tidak memiliki pengalaman di dunia kuliner menjadi tantangan tersendiri. Ia mengawali semua dengan menjual roti bakar sederhana, namun dengan bahan berkualitas dan inovasi topping yang unik, seperti campuran selai kacang, cokelat, keju, dan pisang segar.
Nia menyadari persaingan bisnis kuliner terutama roti bakar di Sukabumi sangatlah ketat. Oleh karena itu, ia melakukan inovasi dalam produk. Ia menghadirkan berbagai pilihan topping yang tidak hanya lezat, tetapi juga menarik secara visual. Misalnya, roti bakar selai stroberi dengan taburan kacang mede dan almond, roti bakar green tea, sampai roti bakar mozzarella yang lumer dan gurih. Menu-menu ini menjadi daya tarik utama.
Selain inovasi produk, Nia sangat gencar dalam strategi pemasaran digital. Ia aktif memanfaatkan Instagram dan Facebook untuk memposting foto roti bakar dan testimoni pelanggan. Nama Kedai Roti Bakar Sukabumi tersebar dengan cepat berkat promo-promo menarik seperti diskon untuk pelajar, program “beli satu gratis satu” pada hari-hari tertentu, serta kerja sama dengan ojek online agar mudah dijangkau.
Tidak semua berjalan mulus. Pada tahun 2016, terjadi penurunan omset karena kemunculan banyak kedai roti bakar baru yang menawarkan harga lebih murah. Namun, Nia tidak menyerah. Ia melakukan survei ke pelanggan, mencatat kebutuhan dan keinginan mereka. Dengan respons positif dari para pelanggan, Nia menambahkan nilai tambah seperti pelayanan yang ramah, ruangan kedai yang nyaman, dan menyediakan fasilitas WiFi gratis. Semua ini menjadikan Kedai Roti Bakar Sukabumi sebagai tempat nongkrong anak muda.
Tahun 2018 menjadi titik balik ketika beberapa pesanan catering untuk acara sekolah dan perkantoran mulai berdatangan. Dari sinilah nama Kedai Roti Bakar Sukabumi makin dikenal. Bahkan, Nia sempat diundang dalam acara talkshow kuliner di salah satu radio lokal Sukabumi. Kisahnya menginspirasi banyak wanita untuk membuka usaha serupa.
Dalam menjalankan usahanya, Nia memegang teguh beberapa prinsip yang dirangkum dari pengalaman dan pembelajaran selama bertahun-tahun:
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Nia adalah ketika pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020. Usaha kuliner kehilangan banyak pelanggan karena pembatasan aktivitas. Namun, Nia cepat mengambil langkah dengan mengembangkan sistem pesan antar dan menjalin kemitraan dengan aplikasi delivery food. Tak hanya itu, ia juga memperluas menu dengan produk frozen seperti roti bakar siap panggang dan minuman kekinian. Langkah-langkah ini membuat omzet tetap stabil meskipun sedang masa sulit.
Di balik tantangan tersebut, Nia juga mengembangkan relasi dengan komunitas UMKM di Sukabumi, berbagi ilmu dan pengalaman di berbagai forum daring maupun pertemuan rutin. Ia percaya bahwa berbagi dan saling membantu adalah bagian dari usaha yang harus dijalankan bersama agar semakin kuat.
Usaha Nia tidak hanya berdampak pada finansial, tetapi juga pada lingkungan sekitar. Ia mempekerjakan ibu rumah tangga dan mahasiswa sebagai karyawan kedai, memberikan pelatihan pembuatan roti bakar, serta memberikan peluang kepada anggota keluarga untuk ikut serta mengelola usaha. Dengan ini, ia telah membantu meningkatkan perekonomian dan kemandirian masyarakat lokal.
Selain itu, kisah sukses Nia Suryani menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia kerap diundang sebagai pembicara pada seminar kewirausahaan dan pelatihan UMKM tingkat kota. Motivasi yang selalu ia sampaikan adalah untuk pantang menyerah, terus belajar, dan memanfaatkan peluang yang ada.
Kini, Kedai Roti Bakar Sukabumi telah memiliki dua cabang di Kota Sukabumi dengan pengunjung tetap setiap hari. Nia merencanakan untuk membuka cabang di daerah lain di Jawa Barat dan memperluas pemasaran lewat platform digital. Ia juga mengembangkan produk lain seperti roti bakar mini untuk anak-anak, roti bakar sehat dengan low sugar, serta minuman herbal khas Sukabumi.
Kedai Roti Bakar Sukabumi menjadi contoh nyata bahwa usaha kecil bisa berkembang besar jika dikelola dengan prinsip, inovasi, dan ketekunan. Kisah Nia Suryani adalah pembuktian bahwa siapapun, terutama kaum perempuan, bisa sukses di dunia wirausaha kuliner.
Kisah Nia Suryani bersama Kedai Roti Bakar Sukabumi telah membuktikan bahwa kerja keras, dedikasi, dan komitmen adalah kunci utama dalam meraih sukses. Dengan semangat perubahan dan pelayanan terbaik, kedainya telah menjadi bagian dari kuliner khas Sukabumi yang patut dibanggakan. Semoga kisah ini dapat menginspirasi generasi muda dan pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi dan berjuang mencapai impian.